Vihara Buddhavamsa


Acara peresmian Vihara Buddhavamsa Lenek dan Purna Pugar Vihara Bodhi Dharma Karang Lendang Lenek Kabupaten Lombok Utara di Provinsi NTB dihadiri oleh 35 Bhikkhu Sangha Theravada Indonesia, samanera, athasilani, dan umat Buddha di Lombok Utara.


Penantian 11 tahun sejak peletakan batu pertama Vihara Buddhavamsa tanggal 30 Oktober 2005 lalu, akhirnya bisa diresmikan Minggu (06/03). Rentang waktu yang cukup lama tersebut tentunya bukan tanpa sebab, niat awal pembangunan Vihara ini bukan hanya sebagai tempat melakukan ritual (sembayang, kebaktian, atau puja bhakti) tetapi juga untuk melakukan pendidikan moral, pelestari kultur luhur, kegiatan sosial dan belajar nilai-nilai luhur spiritual yang di ajarkan oleh Sang Buddha, ucap ketua panitia dalam sambutannya.


Ketua Umum Sangha Theravada Indonesia Bhikkhu Jotidhammo Mahatera menegaskan kembali dalam sambutannya “agar Vihara Buddhavamsa dan Purna Pugar Vihara Bodhi Dharma dapat menjadi Pulau Pelindung bagi umat Buddha untuk belajar dan mempraktekkan Dhamma sehingga noda nafsu keinginan yang berupa serakah, benci, dan gelap batin terkikis sedikit demi sedikit ”.


Sesditjen Bimas Buddha dalam sambutannya berharap rumah ibadah umat Buddha yang sangat memadai ini, semakin menumbuhkan kesadaran beragama dikalangan umat Buddha, sehingga lebih menghayati dan mengamalkan ajaran Buddha Dhamma. Selain berfungsi sebagai tempat Ibadah, diharapkan dapat digunakan sebagai tempat kegiatan pendidikan keagamaan Buddha, kegiatan sosial kemasyarakatan, dan tempat melestarikan seni budaya Buddhis.


Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Sesditjen (Caliadi, SH., MH.) dan Bupati Lombok Utara dalam hal ini diwakili oleh Setda Kabupaten Lombok Utara (H. Suwardi, SH.,M.Si.) didampingi oleh Ketua Umum Sangha Theravada Indonesia (Bhikkhu Jotidhammo Mahatera) dan para bhikkhu sangha.


 “Saya berharap, umat Buddha Lombok Utara semakin dapat lebih menumbuhkan keyakinannya dan rasa bhakti terhadap agamanya serta terus menjaga kerukunan “ imbuh setda Kab lombok.